Perusahaan yang berkantor pusat di Shenzhen, Guangdong ini berfokus terutama pada optoelektronik, dengan spesialisasi dalam penelitian dan produksi modul sidik jari canggih dan modul CNC. Perusahaan ini merupakan salah satu produsen peralatan optoelektronik terkemuka di Tiongkok. Seiring dengan perluasan bisnisnya, perusahaan ini menghadapi tantangan dalam meningkatkan efisiensi produksi dan mengoptimalkan logistik internal.
Sebelumnya, pabrik mengandalkan tenaga kerja manual untuk penanganan, yang mengakibatkan rendahnya efisiensi dan potensi kerusakan pada bahan-bahan yang rapuh. Untuk mengatasi masalah ini, perusahaan memutuskan untuk memperkenalkan robot pengiriman guna mengoptimalkan proses logistiknya. Mereka memilih Robot Pengiriman Reeman Big Dog, yang secara otomatis mengirimkan bahan baku dan produk jadi antara jalur produksi dan gudang, serta melakukan tugas-tugas penyortiran dan pendistribusian bahan secara internal.
Aplikasi robot pengiriman di pabrik ini beragam:
1. Penanganan Bahan Baku: Robot dikonfigurasikan untuk secara otomatis mengirimkan bahan baku dari gudang ke jalur produksi, sehingga mengurangi biaya dan waktu penanganan manual.
2. Pengiriman Produk Jadi: Setelah produksi, robot memindahkan produk jadi dari jalur produksi ke area pemeriksaan, mencapai manajemen logistik otomatis.
3. Distribusi Material Internal: Di dalam pabrik, robot diprogram untuk mendistribusikan komponen dan produk jadi ke berbagai lantai produksi sesuai kebutuhan, sehingga meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas produksi.
Setelah mengadopsi Robot Pengiriman Reeman Big Dog selama lebih dari setengah tahun, efisiensi pabrik telah meningkat secara signifikan sekitar 10%. Beban kerja karyawan telah menurun, dan jaminan kualitas telah meningkat, yang semuanya merupakan keberhasilan yang nyata. Personel terkait telah menyatakan rencana untuk terus memperkenalkan lebih banyak robot guna memperluas lini produksi.
Seorang teknisi di pabrik tersebut juga berkomentar, “Sejak menggunakan robot pengiriman, pekerjaan kami menjadi jauh lebih mudah. Kami kini memiliki lebih banyak waktu untuk belajar dan terlibat dalam tugas yang lebih rumit, seperti memecahkan masalah kerusakan mesin dan mengendalikan robot.”

